Sabtu, 13 Oktober 2012


Percobaan
   REAKSI EKSOTERM DAN ENDOTERM


I. Tujuan Praktikum              
            Mempelajari  reaksi eksoterm dan endoterm.

II. Dasar teori
Reaksi eksoterm adalah reaksi yang membebaskan kalor. Contoh Eksoterm: membakar minyak tanah di kompor minyak dan nyala api unggun.
Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor. Contoh Endoterm: asimilasi dan fotosintesis.
   
Pada reaksi eksoterm, kalor mengalir dari sistem ke lingkungan sehingga entalpi sistem akan berkurang, artinya entalpi produk (Hp) lebih kecil dari pada entalpi pereaksi (Hr). Oleh karena itu perubahan entalpinya (ΔH) bertanda negatif.
Reaksi Eksoterm: ΔH = Hp –Hr < 0 (negatif) 
Pada reaksi endoterm,sistem menyerap energi. Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah, artinya entalpi produk (Hp) lebih besar dari pada entalpi pereaksi (Hr). Akibatnya, perubahan entalpinya (ΔH) bertanda positif.
Reaksi Endoterm: ΔH = Hp –Hr > 0 (positip)
            Perubahan entalpi pada reaksi eksoterm dan endoterm dapat dinyatakan dengan diagram tingkat energi seperti berikut ini:
       

        




III. Alat dan Bahan  
Alat
Bahan
·         Tabung reaksi
·         Beker gelas 100 ml
·         Termometer
·         Spatula
·         Tutup gabus
·         Pemanas bunsen/spiritus
·         Penjepit tabung

·         HCl
·         Logam Mg
·         Ba(OH)2.8H2O
·         NH4Cl
·         Kertas lakmus
·         Serbuk belerang
·         Serbuk besi
·         CuCO3
·         CaO
·         Aquades

IV. Cara Kerja
1.      Siapkan tabung reaksi, isi dengan 3 ml larutan HCl 1M dan ukur suhunya dengan termometer. Masukkan 4 cm kepingan logam Mg dalam larutan HCl. Periksa suhu, pH larutan dengan kertas lakmus merah dan catat.
2.      Masukkan kristal Ba(OH)2.8H2O sebanyak 2 spatula ke dalam tabung reaksi. Tambahkan kristal NH4Cl sebanyak 2 spatula, aduk campuran kemudian tutuplah dengan gabus. Pegang tabung itu dan rasakan suhunya. Biarkan sebentar, buka tabung dan cium bau gas yang timbul. (Ingat: hati-hati, gunakan cara penciuman gas yang benar!). Catat pengamatan Anda.
3.      Campurkan serbuk belerang sebanyak 3 spatula dengan serbuk besi sebanyak 1 spatula dan masukkan campuran ke dalam tabung reaksi. Panaskan tabung itu sampai campuran berpijar. Hentikan pemanasan, amati apa yang terjadi dan catat pengamatan Anda.
4.      Masukkan 3 spatula tembaga (II) carbonat (CuCO3) kedalam tabung reaksi. Panaskan tabung sampai mulai terjadi perubahan. Hentikan pemanasan, amati apa yang terjadi dan catat pengamatan Anda.
5.      Siapkan gelas kimia berukuran 100 ml isi dengan 25 ml air, catat suhu air, masukkan ke dalam air sebongkah  CaO, rasakan suhunya dan perubahan yang terjadi. Catat pengamatan Anda.

 V. Pertanyaan
1.    Gejala apakah yang menunjukkan telah terjadinya reaksi kimia pada percobaan 1 sampai 5?
2.    Jika hasil reaksi dibiarkan beberapa jam, apa yang Anda harapkan terjadi dengan suhu campuran pada (1) dan (2)?
3.    Bagaimanakah jumlah entalpi entalpi zat-zat hasil reaksi (produk) dibandingkan dengan jumlah energi zat pereaksi (reaktan) pada reaksi 1 sampai 5, bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama?
4.    Gambarlah diagram tingkat energi untuk reaksi-reaksi di atas!
5.    Simpulkan pengertian reaksi eksoterm dan endoterm!
Laboratorium Kimia
Laporan Sementara Praktikum
Percobaan Reaksi Eksoterm Endoterm

Judul                          : Reaksi Eksoterm-Endoterm
Nama                         :
Nomor absen            :
Kelas                          :
Tanggal                     :
 


I.       Tujuan Percobaan:




II.     Hasil Pengamatan

No
Kegiatan
Pengamatan

1.




2.



3.




4.



 5.

a. Suhu larutan HCl 
b. Suhu campuran HCl dengan Mg
c. pH larutan campuran

a. Percampuran Ba(OH)2  dengan NH4Cl
b. Bau gas

a. Pemanasan campuran Fe dan S
b. Ketika pemanasan dihentikan
  
a.  Pemanasan CuCO3
b.  Ketika pemanasan dihentikan

a. Suhu  air                           
b. Suhu campuran                 
 
……………………………………………………………..
……………………………………………………………..
……………………………………………………………..
……………………………………………………………..

…………………………………………………………….
…………………………………………………………….
……………………………………………………………

…………………………………………………………….
…………………………………………………………….
…………………………………………………………….
…………………………………………………………….

…………………………………………………………….
…………………………………………………………….
……………………………………………………………..

…………………………………………………………….
…………………………………………………………….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar